Jumat, 02 Agustus 2024

AJAKAN KEPALA SEKOLAH UNTUK MENGURANGI SAMPAH PLASTIK DENGAN MEMBAWA WADAH MINUMAN DAN MAKANAN AGAR TERCIPANYA LINGKUNGAN YANG BERSIH DAN SEHAT.

Senin 29 Juli 2024 Plh.Kepala Sekolah SD Negeri 4 Mataram Ilir FERI INDRA GUNAWAN,S.Pd menghibau serta memberi arahan kepada seluruh warga sekolah agar dapat menjaga serta menerapkan kebersihan lingkungan khusunya terhadap sampah plastik. 

Himbauan kebersihan dari sampah plastik ini terus diutarakan oleh Bapak Feri selaku PLh SD Negeri 4 Mataram Ilir saat ini, mengingat kesadaran peserta didik dan warung/kantin sekolah terhadap sampah plastik menjadi salah satu permasalah besar mengingat angka Global Warming yang


terus meningkat. Hasil dari polusi udara, darat, hingga laut serta lingkungan sekolah menjadi musuh utama, salah satunya adalah sampah plastik. 

Dengan bahayanya sampah plastik tersebut, Kepala Sekolah mengajak seluruh warga sekolah untuk agar tidak lagi mengunakan plastik.  Mengingat baik beberapa barang dagang seperti kantin,  pusat perbelanjaan,  dan toko-toko konvensional lainya selalu mengunakan wadah plastik. 

Penggunaan plastik ini menyebabkan beberapa peserta didik tidak menghiraukan lingkungan yang bersih, dan banyak sampah yang ditinggalkan begitu saja di Lingkungan sekolah sehingga sangat memperhatinkan, apalagi Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki peredaran sampah plastik yang banyak. 

Kebijakan kepala sekolah agar semua kantin tidak lagi menggunakan plastik sebagai wadah makanan, maka dengan itu peserta didik diharapkan agar dapat membawa wadah minuman dan makanan dari rumah,  hal tersebut untuk membiasakan peserta didik untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dari bahanya sampah plastik. 


Penulis Anwar, Khoirul

Rabu, 12 Desember 2018

GEBYAR PRODUCT PGMI ANGKATAN 2015


Rabu, 12 Desember 2018 Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro menggelar gebyar product dalam Mata Kuliah Kewirausahaan. 

Entrepreneurship atau wirausaha adalah suatu proses untuk mengrmbangkan, membawa visi kedalam kehidupan. Visi terebut bisa berupa idei inovatif, peluang dengan cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Pergelaran Produk di ikuti keseluruhan Mahasiswa Jurusan PGMI Semester 7 dimana terdiri atas 20 kelompok, setiap stand menjual berbagai macam jajanan, minuman, makanan dan kreativitas hasil kerjinan tangan.

Acara pergelaran produk PGMI tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan PGMI Ibu Nurul Afifah, M.Pd.I dan ibu Dra. Isti Fatonah, MA dan Ibu Khusnul Khotimah, M.Pd selaku Dosen pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan. Dalam acara pembukaan Ibu Dra. Isti Fatonah, MA sangat mengapresiasi pergelaran Produk yang diadakan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) atas produk ini diharapkan Mahasiswa dapat mengembangkan ide, kreativitas dalam berbisnis baik dalam kehidupan bermasyarakat ataupun kewirausahaan terebut.

Menjadi seorang Pengusaha/wirausaha tidaklah mudah kita harus memiliki tekat yang kuat dalam berbisnis karena dalam berwirausaha banyak pesaingan untuk menjualkan produk yang dihasilkan.

Akhir pergelaran gebyar Product pukul 15.30 WIB yang mana dalam acara penutupan tersebut dihadiri oleh ibu Nurul Afifah,M.Pd.I selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (IAIN) Metro sekaligus menutup acara kegiatan pergelaran Produk ini. Pesan yang diharapkan semoga Jurusan PGMI terus dapat mengembangkan keahlian dalam berbisnis serta diharapkan selalu mengutamakan keprofesionalisme untuk berbisnis baik segi rasa, tampilan dan marketingnya. Janganlah takut untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses karena sukses harus memiliki tekat yang kuat dalam menjalankan suatu bisnis.

Rabu, 05 Desember 2018

Nasibnya Seorang Anak Kera


Nasibnya Seorang Anak Kera

D
alam suatu hutan terdapatlah seorang anak kera yang sangat lucu, menggemasakan dan bergelantungan dalam pohon rimba, kerapun sendirian dalam pohon kerapun bersuara sambil berayun-ayun dalam pohon.
       Suara kera kecil menggemasakan itu terdengar salah satu gajah bertubuh besar, gaja besar berwarna putih Lalu jagahpun bergegas-gegas untuk mencari suara yang terdengar. Tak berselang lama suara anak kera diketahui oleh gajah bertubuh besar.
Gajar besar : hay kera....kamu kenapa bersuara keras yang membuat telinga saya sangat perhatin untuk mendatangimu.
Tutur sang gajah, lalu kerapun menjawabnya.
Anak Kera : wahai sahabtku yang bertubuh besar, maafkan saya jika suara ku sangat menggangumu. Sungguh aku sangat bingun dengan keadaanku ini ?
Gajah besar : kenapa dengan kau anak keras lucu dan menggemaskan..
Anak kera : sungguh nasibnya diriku ini, sejak orang tua aku tiada, aku sendirian tanpa adapun salah satu teman yang ingin berteman denganku, tubuhku yang terlihat kecil, berbau bagaikan air comberan tak adapun yang ingin berteman denganku ini.
Tangisan anak kera, sangatlah menyentuh hati sang gajah besar itu air mata tak dapat terbendung lagi untuk menahannya.
Gajah besar : janganlah bersedih  anaku yang sangat lucu, kau masih ada ibu di sisiku. Janganlah kamu pikirkan dengan teman yang tidak ingin berteman denganmu walupun badanmu sangat berbau tak sedap.
Anak kera : sungguh mulia sekali dengaku, beribu air mata yang mengalir dalam pipiku ini tak bisa aku usap begitu saja. Saya tidak tahu apa alasan anda ingin menjadikan aku sebagian keluarggamu.
       Gajah besarpun meninggalkan anak kera yang lucu itu untuk melakukan aktivitasnya seperti biasanya.
       Dalam perjalanan gajah besar tidak tega untuk meninggalkan anak kera itu sendirian dalam hutan, gajah besar itu terus menerus mikirkannya.
      Sunggu teganya aku meningglakanmu sendirian dalam hujan hanya untuk kepentingakanku, akupun belum menanyakan apakah dia sudah makan atau belum.
Gajahpun bergagas-gegas untuk menemuinya kembali.
Gajah besar : anakku yang sangat lucu kamu dimana nak..(tutur sang gajah)
       Tak selang lama gajahpun menemukan anak kera tersebut tidur dibawah pohon yang sangat besar. Oh...kamu disini, apakah kamu sudah makan nak.
      Melihat anak kera tidur yang tidak bangun-bangun itu merasa kasihan, tak berselang lama gajah merasa khawatir melihat anak kera yang tidak bangun-bangun tidur.
       Gajah basar membangunkannya, ternyata anak kera yang malang itu sudah tiada lagi, gajahpun merasa bersalah meninggalkannya sendirian dan tidak menyangka bahwa dia sudah tiada lagi. Sunggu nasibnya kau anak kera lucu, menggemaskan bagaikan bahtera yang cepat berlalu meninggalkanku.





Sabtu, 18 Agustus 2018

PERLOMBAAN HUT RI 73 KEMERDEKAAN INDONESIA BERTEMA (MEMBENTUK GENERASI MILITAN dan BERAKHLAK MULIA)

SDIT Wahdatul Ummah Metro(Sabtu/18/08/2018), dalam rangka HUT RI ke-73 kemerdekaan Indonesia mengadakan kegiatan perlombaan yang di adakan Mahasiswa PPL IAIN Metro Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah, ketua pelaksana kegiatan ( Khoirul Anwar).

Kegiatan tersebut terdiri dari perlombaan perlevel kelas meliputi :(estafet bendera, tarik tambang, estafet kelereng, balap karung, estafet karet dan lomba kreativitas memasak kuliner bahan dasar ikan lele), lomba kuliner tersebut di ikuti oleh para guru SDIT WU berjumlah 68 guru.

Perlombaan HUT RI ke 73 menyongsong tema "Membentuk Generasi Militan dan Berakhlak Mulia", harapannya agar dapat menjadikan genersai yang berani berjuang dan memiliki keperibadian sopan santun terhadap sesama.





Selasa, 29 Mei 2018

Indahnya Berbagi dibulan Suci Ramadhan dan Buka Bersama dengan PGMI IAIN Metro

Selasa,(29/05/2018) Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah Kelas C angkatan 2015 mengadakan buka bersama dan berbagai ta'jil ke salah satu masjid yang ada di kota metro. Kegiatan ini mengusung tema indahnya berbagi dibulan suci ramadhan dan buka bersama untuk meningkatkan ukhuwah islamiah. 

Kegiatan berbagi Ta'jil merupakan  "Penyegeraan" atau dimaksud untuk menyelesaikan puasa/membatalkan puasa dengan memakan sesuatu. Dalam ajaran islam dianjurkan sebelum berbuka terlebih dahulu dibatalkan dengan makanan kecil/memakan yang manis sesuai dengan yang di contohkan rasulullah SAW adalah dengan kurma. Namun dalam kegiatan ini PGMI'C angkatan 2015 yang didalangi oleh Khoirul Anwar membagi minuman manis yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dalam berbagi sesama umat isalam.

Namun tidak hanya berbagi ta'jil saja yang dilakukan kegiataan ini dengan buka bersama (bukber) yang sering terdengar. Dengan kegiatan berbagai ta'jil dan buka bersama semoga dapat mempererat kebersamaan, kekeluargaan serta menjalin kepedulian terhadap umat muslim yang menjalakan ibadah puasa Ramadhan.




Minggu, 22 April 2018

Perlunya Pendidikan Jaman Now di Indonesia

Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendididikan yang ada di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.

Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri akan dapat memotivasi kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Pendidikan merupakan pola pikir untuk merubah sesuatu yang belum di ketahui menjadi mengetahui sesuatu, sehingga setiap anak di seluruh Indonesia berhak mendapatkan suatu pelayana pendidikan sesuai dengan kebutuahan pendidikan. Perubahan pendidikan yang semakin pekat pada era teknologi ini maka sebagai pendidik harus memiliki keterampilan dalam mengajar yang dapat membantu peserta didik dalam mempelajari materi pembelajaran. Tugas sebagai pendidik adalah membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk lebih giat dalam belajar sesuai dengan kebutuhan siswa.

Era teknologi jaman sekarang ini semakin pesatnya sehingga akan dapat mempengaruhi siswa dalam proses kegiatan pembelajaran. Dengan adanya teknologi saat ini belajar siswa akan berkurang karena dipengaruhi adanya teknologi seperti dunia maya (internet), handpone, dan game yang semakin marak saat ini, dengan adanya teknologi itu seoarang anak akan lebih cenderung dalam teknologi dari pada pendidikan. Pendidikan era dahulu atau sering kita menyebutnya pada saat ini "kids jaman now" tentu sangatlah berbeda sangat jauh dibandingkan era teknologi saat ini "kids jaman old"

Arti sebuah kata "kids jaman old" adalah (kids "anak-anak"), sedangakan (old "tua atau terdahulu"). Jadi arti dari kata kids jaman old adalah anak-anak jaman dahulu. Melihat dari kata tersebut maka pendidikan era sekarang (kids jaman now) sangatlah berbeda jauh pendidikan jaman sekarang, bisa kita lihat dari segi kurikulum, strategi, media, metode dan gaya seorang guru dalam mengajar sangat berbeda. Berhasil atau tidaknya seorang siswa dalam belajar banyak dipengaruhi seperti metode guru saat memberikan materi, strategi, media dan bahkan fator-faktor belajar siswa itu juga mempengaruhi hasil belajar sisw. Seperti halnya, faktor dalam diri siswa maupun faktor luar diri siswa itu akan mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar dalam pendidikan peserta didik.

Tentu melihat permasalahan diatas masih banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar siswa tersebut, maka dengan itu sebagai tenaga pendidik harus dapat memperbaiki sistem pendidikan yang menjunjung atau mendukung minat belajar siswa agar dapat mencapai hasil tujuan belajar peserta didik dalam pendidikannya. Kids jaman now yang masih ngehits pada saat ini tentunya sangat diperlukan siswa dalan kegiatan pendidikannya, maksudnya kids jaman now atau anak-anak jaman sekarang tentu pola dan gaya belajar siswa harus diimbangi dengan perubahan sesuai dengan eranya. Misalnya, kids jaman old harus diubah dengan kids jaman now.

Pada dasarnya maksud kids jaman old ke-kids jaman now itu sendiri adalah perubahanya metode, strategi, media dan gaya seorang guru dalam menyampaikan materi harus lebih ditingkatkan dengan perubhan anak-anak sekarang. Kids jaman now menurut para anak remaja sekarang sering sekali disalah gunakan, dengan itu tentu sebagai pendidik harus merubah polo pikir seorang siswa untuk dapat belajar dengan baik sesuai dengan pendidikannya agar hasil belajar siswa tercapai dengan baik ditunjukan oleh prestasinya. Kids jaman old pendidikan tentu berbeda pada kids jaman now, dengan penjelasan tersebut siswa harus dapat belajar dengan giat dengan keilmuan baik dalam menulis, membaca, mendengarkan sampai menentukan hasil belajar harus dirubah dengan cara banyak belajar membaca dan mencari kognitif keilmuan atau keilmiahan yang dapat mendukung pendidikannya.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan siswa sangat diperlukan bagi siswa, bertujuan untuk dapat merubah polo pikir siswa dan dapat membantu siswa mencari pengetahuan dari yang tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan kids jaman now harus dapat memberikan dampak yang postif bagi siswa untuk mencapai tujuan pendidikan dan aktivitas serta hasil belajar siswa, apabila siswa mempunyai kemauan mempelajari berbagai macam pengetahuan yang ada kids jaman now ini.

Pendidikan adalah kebutuhan sedangakan belajar dan pembelajaran merupakan tindakan sebagai perubahan tingkah laku peserta didik untuk dapat belajar dengan baik. Belajar membutuhkan proses sebagai langkah awal pendidikan menuju keberhasilan, minat serta aktivitas siswa diperlukanbguna mencapai semua pendidikan di Indonesia sebagai pejuang kehidupan.


                                Penulis : Khoirul Anwar




Kamis, 19 April 2018

Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) Meraih Juara Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) 2018

Kamis (20/04/2018) Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) telah meraih juara dalam event Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) antar jurusan IAIN Metro yang dilaksanakan oleh UKM IMPOR IAIN Metro, cabang olahraga yang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut adalah (Bulutangkis singel putra&putri, futsal dan bola volly putra&putri).

Kegiatan ini diikuti oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah ( FUAD), Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI).

Jurusan Pendidikan Guru Madrasayah Ibtidaiyah (PGMI) telah menurunkan para mahasiswa/mahsiswi yang memiliki bakat olahraga di event kegiatan POM, PGMI mengikuti kegiatan cabang olahraga adalah bulutangkis single putri, futsal dan bola volly putra&,putri yang diselenggarakan di IAIN Metro. Dalam kegiatan pertandingan tersebut Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah menjuarai 2 cabang pelombaan yaitu :
1. Juara 1 bulutangkis singel putri dan,
2. Juara 1 cabang olahrga bola volly putri.

Aisyah Fitri Handayani dan Astika Berliana Wanti salah satu perwakilan bulutangkis dan volly putri sangat senang atas juara 1  dan berpesan agar dapat menjadikan kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa ini untuk menjunjung tinggi nama baik Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah di IAIN Metro.

Pekan Olahraga Mahasiswa UKM IMPOR IAIN Metro memberikan kegiatan yang positif untuk mahasiswa/mahasiswi IAIN Metro, kegiatan tersebut bertujuan untuk "Membangun dan Menggali Jiwa Sportifitas", dengan tujuan itu pemenang Pekan Olagraga Mahasiswa  akan dapat diikut sertakan dalam ajang pioner di Sumatra. Pioner tersebut diikuti oleh 22 PTKIN Se-Indonesia untuk berlaga di Palrmbang pada bulan Oktober. Tutur Dr. Hj. Ida Umami, M. Pd. Kons.