Rabu, 12 Desember 2018

GEBYAR PRODUCT PGMI ANGKATAN 2015


Rabu, 12 Desember 2018 Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro menggelar gebyar product dalam Mata Kuliah Kewirausahaan. 

Entrepreneurship atau wirausaha adalah suatu proses untuk mengrmbangkan, membawa visi kedalam kehidupan. Visi terebut bisa berupa idei inovatif, peluang dengan cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Pergelaran Produk di ikuti keseluruhan Mahasiswa Jurusan PGMI Semester 7 dimana terdiri atas 20 kelompok, setiap stand menjual berbagai macam jajanan, minuman, makanan dan kreativitas hasil kerjinan tangan.

Acara pergelaran produk PGMI tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan PGMI Ibu Nurul Afifah, M.Pd.I dan ibu Dra. Isti Fatonah, MA dan Ibu Khusnul Khotimah, M.Pd selaku Dosen pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan. Dalam acara pembukaan Ibu Dra. Isti Fatonah, MA sangat mengapresiasi pergelaran Produk yang diadakan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) atas produk ini diharapkan Mahasiswa dapat mengembangkan ide, kreativitas dalam berbisnis baik dalam kehidupan bermasyarakat ataupun kewirausahaan terebut.

Menjadi seorang Pengusaha/wirausaha tidaklah mudah kita harus memiliki tekat yang kuat dalam berbisnis karena dalam berwirausaha banyak pesaingan untuk menjualkan produk yang dihasilkan.

Akhir pergelaran gebyar Product pukul 15.30 WIB yang mana dalam acara penutupan tersebut dihadiri oleh ibu Nurul Afifah,M.Pd.I selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (IAIN) Metro sekaligus menutup acara kegiatan pergelaran Produk ini. Pesan yang diharapkan semoga Jurusan PGMI terus dapat mengembangkan keahlian dalam berbisnis serta diharapkan selalu mengutamakan keprofesionalisme untuk berbisnis baik segi rasa, tampilan dan marketingnya. Janganlah takut untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses karena sukses harus memiliki tekat yang kuat dalam menjalankan suatu bisnis.

Rabu, 05 Desember 2018

Nasibnya Seorang Anak Kera


Nasibnya Seorang Anak Kera

D
alam suatu hutan terdapatlah seorang anak kera yang sangat lucu, menggemasakan dan bergelantungan dalam pohon rimba, kerapun sendirian dalam pohon kerapun bersuara sambil berayun-ayun dalam pohon.
       Suara kera kecil menggemasakan itu terdengar salah satu gajah bertubuh besar, gaja besar berwarna putih Lalu jagahpun bergegas-gegas untuk mencari suara yang terdengar. Tak berselang lama suara anak kera diketahui oleh gajah bertubuh besar.
Gajar besar : hay kera....kamu kenapa bersuara keras yang membuat telinga saya sangat perhatin untuk mendatangimu.
Tutur sang gajah, lalu kerapun menjawabnya.
Anak Kera : wahai sahabtku yang bertubuh besar, maafkan saya jika suara ku sangat menggangumu. Sungguh aku sangat bingun dengan keadaanku ini ?
Gajah besar : kenapa dengan kau anak keras lucu dan menggemaskan..
Anak kera : sungguh nasibnya diriku ini, sejak orang tua aku tiada, aku sendirian tanpa adapun salah satu teman yang ingin berteman denganku, tubuhku yang terlihat kecil, berbau bagaikan air comberan tak adapun yang ingin berteman denganku ini.
Tangisan anak kera, sangatlah menyentuh hati sang gajah besar itu air mata tak dapat terbendung lagi untuk menahannya.
Gajah besar : janganlah bersedih  anaku yang sangat lucu, kau masih ada ibu di sisiku. Janganlah kamu pikirkan dengan teman yang tidak ingin berteman denganmu walupun badanmu sangat berbau tak sedap.
Anak kera : sungguh mulia sekali dengaku, beribu air mata yang mengalir dalam pipiku ini tak bisa aku usap begitu saja. Saya tidak tahu apa alasan anda ingin menjadikan aku sebagian keluarggamu.
       Gajah besarpun meninggalkan anak kera yang lucu itu untuk melakukan aktivitasnya seperti biasanya.
       Dalam perjalanan gajah besar tidak tega untuk meninggalkan anak kera itu sendirian dalam hutan, gajah besar itu terus menerus mikirkannya.
      Sunggu teganya aku meningglakanmu sendirian dalam hujan hanya untuk kepentingakanku, akupun belum menanyakan apakah dia sudah makan atau belum.
Gajahpun bergagas-gegas untuk menemuinya kembali.
Gajah besar : anakku yang sangat lucu kamu dimana nak..(tutur sang gajah)
       Tak selang lama gajahpun menemukan anak kera tersebut tidur dibawah pohon yang sangat besar. Oh...kamu disini, apakah kamu sudah makan nak.
      Melihat anak kera tidur yang tidak bangun-bangun itu merasa kasihan, tak berselang lama gajah merasa khawatir melihat anak kera yang tidak bangun-bangun tidur.
       Gajah basar membangunkannya, ternyata anak kera yang malang itu sudah tiada lagi, gajahpun merasa bersalah meninggalkannya sendirian dan tidak menyangka bahwa dia sudah tiada lagi. Sunggu nasibnya kau anak kera lucu, menggemaskan bagaikan bahtera yang cepat berlalu meninggalkanku.





Sabtu, 18 Agustus 2018

PERLOMBAAN HUT RI 73 KEMERDEKAAN INDONESIA BERTEMA (MEMBENTUK GENERASI MILITAN dan BERAKHLAK MULIA)

SDIT Wahdatul Ummah Metro(Sabtu/18/08/2018), dalam rangka HUT RI ke-73 kemerdekaan Indonesia mengadakan kegiatan perlombaan yang di adakan Mahasiswa PPL IAIN Metro Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah, ketua pelaksana kegiatan ( Khoirul Anwar).

Kegiatan tersebut terdiri dari perlombaan perlevel kelas meliputi :(estafet bendera, tarik tambang, estafet kelereng, balap karung, estafet karet dan lomba kreativitas memasak kuliner bahan dasar ikan lele), lomba kuliner tersebut di ikuti oleh para guru SDIT WU berjumlah 68 guru.

Perlombaan HUT RI ke 73 menyongsong tema "Membentuk Generasi Militan dan Berakhlak Mulia", harapannya agar dapat menjadikan genersai yang berani berjuang dan memiliki keperibadian sopan santun terhadap sesama.





Selasa, 29 Mei 2018

Indahnya Berbagi dibulan Suci Ramadhan dan Buka Bersama dengan PGMI IAIN Metro

Selasa,(29/05/2018) Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah Kelas C angkatan 2015 mengadakan buka bersama dan berbagai ta'jil ke salah satu masjid yang ada di kota metro. Kegiatan ini mengusung tema indahnya berbagi dibulan suci ramadhan dan buka bersama untuk meningkatkan ukhuwah islamiah. 

Kegiatan berbagi Ta'jil merupakan  "Penyegeraan" atau dimaksud untuk menyelesaikan puasa/membatalkan puasa dengan memakan sesuatu. Dalam ajaran islam dianjurkan sebelum berbuka terlebih dahulu dibatalkan dengan makanan kecil/memakan yang manis sesuai dengan yang di contohkan rasulullah SAW adalah dengan kurma. Namun dalam kegiatan ini PGMI'C angkatan 2015 yang didalangi oleh Khoirul Anwar membagi minuman manis yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dalam berbagi sesama umat isalam.

Namun tidak hanya berbagi ta'jil saja yang dilakukan kegiataan ini dengan buka bersama (bukber) yang sering terdengar. Dengan kegiatan berbagai ta'jil dan buka bersama semoga dapat mempererat kebersamaan, kekeluargaan serta menjalin kepedulian terhadap umat muslim yang menjalakan ibadah puasa Ramadhan.




Minggu, 22 April 2018

Perlunya Pendidikan Jaman Now di Indonesia

Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendididikan yang ada di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.

Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri akan dapat memotivasi kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Pendidikan merupakan pola pikir untuk merubah sesuatu yang belum di ketahui menjadi mengetahui sesuatu, sehingga setiap anak di seluruh Indonesia berhak mendapatkan suatu pelayana pendidikan sesuai dengan kebutuahan pendidikan. Perubahan pendidikan yang semakin pekat pada era teknologi ini maka sebagai pendidik harus memiliki keterampilan dalam mengajar yang dapat membantu peserta didik dalam mempelajari materi pembelajaran. Tugas sebagai pendidik adalah membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk lebih giat dalam belajar sesuai dengan kebutuhan siswa.

Era teknologi jaman sekarang ini semakin pesatnya sehingga akan dapat mempengaruhi siswa dalam proses kegiatan pembelajaran. Dengan adanya teknologi saat ini belajar siswa akan berkurang karena dipengaruhi adanya teknologi seperti dunia maya (internet), handpone, dan game yang semakin marak saat ini, dengan adanya teknologi itu seoarang anak akan lebih cenderung dalam teknologi dari pada pendidikan. Pendidikan era dahulu atau sering kita menyebutnya pada saat ini "kids jaman now" tentu sangatlah berbeda sangat jauh dibandingkan era teknologi saat ini "kids jaman old"

Arti sebuah kata "kids jaman old" adalah (kids "anak-anak"), sedangakan (old "tua atau terdahulu"). Jadi arti dari kata kids jaman old adalah anak-anak jaman dahulu. Melihat dari kata tersebut maka pendidikan era sekarang (kids jaman now) sangatlah berbeda jauh pendidikan jaman sekarang, bisa kita lihat dari segi kurikulum, strategi, media, metode dan gaya seorang guru dalam mengajar sangat berbeda. Berhasil atau tidaknya seorang siswa dalam belajar banyak dipengaruhi seperti metode guru saat memberikan materi, strategi, media dan bahkan fator-faktor belajar siswa itu juga mempengaruhi hasil belajar sisw. Seperti halnya, faktor dalam diri siswa maupun faktor luar diri siswa itu akan mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar dalam pendidikan peserta didik.

Tentu melihat permasalahan diatas masih banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar siswa tersebut, maka dengan itu sebagai tenaga pendidik harus dapat memperbaiki sistem pendidikan yang menjunjung atau mendukung minat belajar siswa agar dapat mencapai hasil tujuan belajar peserta didik dalam pendidikannya. Kids jaman now yang masih ngehits pada saat ini tentunya sangat diperlukan siswa dalan kegiatan pendidikannya, maksudnya kids jaman now atau anak-anak jaman sekarang tentu pola dan gaya belajar siswa harus diimbangi dengan perubahan sesuai dengan eranya. Misalnya, kids jaman old harus diubah dengan kids jaman now.

Pada dasarnya maksud kids jaman old ke-kids jaman now itu sendiri adalah perubahanya metode, strategi, media dan gaya seorang guru dalam menyampaikan materi harus lebih ditingkatkan dengan perubhan anak-anak sekarang. Kids jaman now menurut para anak remaja sekarang sering sekali disalah gunakan, dengan itu tentu sebagai pendidik harus merubah polo pikir seorang siswa untuk dapat belajar dengan baik sesuai dengan pendidikannya agar hasil belajar siswa tercapai dengan baik ditunjukan oleh prestasinya. Kids jaman old pendidikan tentu berbeda pada kids jaman now, dengan penjelasan tersebut siswa harus dapat belajar dengan giat dengan keilmuan baik dalam menulis, membaca, mendengarkan sampai menentukan hasil belajar harus dirubah dengan cara banyak belajar membaca dan mencari kognitif keilmuan atau keilmiahan yang dapat mendukung pendidikannya.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan siswa sangat diperlukan bagi siswa, bertujuan untuk dapat merubah polo pikir siswa dan dapat membantu siswa mencari pengetahuan dari yang tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan kids jaman now harus dapat memberikan dampak yang postif bagi siswa untuk mencapai tujuan pendidikan dan aktivitas serta hasil belajar siswa, apabila siswa mempunyai kemauan mempelajari berbagai macam pengetahuan yang ada kids jaman now ini.

Pendidikan adalah kebutuhan sedangakan belajar dan pembelajaran merupakan tindakan sebagai perubahan tingkah laku peserta didik untuk dapat belajar dengan baik. Belajar membutuhkan proses sebagai langkah awal pendidikan menuju keberhasilan, minat serta aktivitas siswa diperlukanbguna mencapai semua pendidikan di Indonesia sebagai pejuang kehidupan.


                                Penulis : Khoirul Anwar




Kamis, 19 April 2018

Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) Meraih Juara Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) 2018

Kamis (20/04/2018) Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) telah meraih juara dalam event Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) antar jurusan IAIN Metro yang dilaksanakan oleh UKM IMPOR IAIN Metro, cabang olahraga yang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut adalah (Bulutangkis singel putra&putri, futsal dan bola volly putra&putri).

Kegiatan ini diikuti oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah ( FUAD), Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI).

Jurusan Pendidikan Guru Madrasayah Ibtidaiyah (PGMI) telah menurunkan para mahasiswa/mahsiswi yang memiliki bakat olahraga di event kegiatan POM, PGMI mengikuti kegiatan cabang olahraga adalah bulutangkis single putri, futsal dan bola volly putra&,putri yang diselenggarakan di IAIN Metro. Dalam kegiatan pertandingan tersebut Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah menjuarai 2 cabang pelombaan yaitu :
1. Juara 1 bulutangkis singel putri dan,
2. Juara 1 cabang olahrga bola volly putri.

Aisyah Fitri Handayani dan Astika Berliana Wanti salah satu perwakilan bulutangkis dan volly putri sangat senang atas juara 1  dan berpesan agar dapat menjadikan kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa ini untuk menjunjung tinggi nama baik Jurusan Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah di IAIN Metro.

Pekan Olahraga Mahasiswa UKM IMPOR IAIN Metro memberikan kegiatan yang positif untuk mahasiswa/mahasiswi IAIN Metro, kegiatan tersebut bertujuan untuk "Membangun dan Menggali Jiwa Sportifitas", dengan tujuan itu pemenang Pekan Olagraga Mahasiswa  akan dapat diikut sertakan dalam ajang pioner di Sumatra. Pioner tersebut diikuti oleh 22 PTKIN Se-Indonesia untuk berlaga di Palrmbang pada bulan Oktober. Tutur Dr. Hj. Ida Umami, M. Pd. Kons.






Jumat, 13 April 2018

PERMAI CUP MATARAM ILIR UMBUL METRO

Jumat (13/04/2018) pada malam sabtu PERMAI CUP (Permai Persatuan Masyarakat Mataram Ilir) mengadakan kegiatan rutin setiap 3 Bulan sekali yaitu suatu kegiatan Bola Volly putra-putri,  yang sudah diadakan ke-8 kalinya di Kecamatan Seputih Surabaya, Desa Umbul Metro Dusun 10 Matamilir yang diikuti 22 Dusun yang ada di Mataramilir, kegiatan tersebut setiap desa saling mengeluarkan pemain-pemain terbaiknya untuk saling beradu skill bola volly.

Permai memiliki visi untuk menjunjung suportifitas dan kekerabatan serta menjalin silatuhramhi antar masyrakat Mataramilir. Kegiatan tersebut diadakan oleh Bapak Kepala Kampung yaitu Bastoni, SP harapan beliau diadakannya kegiatan tersebut agar para masyarakat yang ada di Mataramilir dan para pemuda pemudi dapat mengembangkan bakatnya dan saling bersilaturahmi antar masyarakat sesuai dengan visi tersebut.

Bastoni, SP selaku kepala kampung Mataramilir berpesan agar setiap pemain dan suporter yang mendukung teamnya untuk saling menjaga suportifitas . PERMAI CUP ini sangat diterima sangat baik terkhususnya masyarakat mataramilir serta masyarakat antusian untuk menonton pertandingan yang diadakan PERMAI CUP ini.

Menurut salah satu pemain PERMAI CUP yaitu Ogi Darmawan menuturkan adanya suatu kegiatan ini agar dapat menumbuhkan para bibit-bibit pemain pemuda yang berkualitas tinggi, dengan itu setiap desa yang mengirimkan pemainnya dalam perlombaan itu saling menunjukan bakat serta skill terbaiknya guna memberikan pertunjukan yang terbaiknya dan harapanya dapat memenangkan pertandingan.

Salah satu contoh Desa  Kauman Mataramilir Dusun 12 menurunkan pemain terbaiknya yaitu :
1. Ogi Darmawan
2. Rowi
3. Saidin
4. Lukman
5. Akhyar
6. Wasimen
7. Alex
8. Lutfi
9. Solikin
10. Ablori

Harapan desa kauman dusun 12 agar dapat menjuarai permai cap tersebut untuk menjadikan kebaggaan desa.





Jumat, 23 Maret 2018

Keperdulian Sosial HMJ PGMI terhadap Sesama Manusia

Jumat,(23/03/18) Bakti sosial HMJ PGMI Devisi Sosial dan keluarga besar HMJ PGMI  lainya telah melakukan Bakti sosial di salah satu yayasan yang ada di Metro yaitu: Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)  Tuma'ninah Yasin, kegiatan ini merupakan kepedulian antar sesama manusia yang merupakan tugas dan kewajiaban yang harus di lakukan Devisi Sosial.

Bakti sosial atau lebih dikenal dengan baksos ini merupakan, suatu kegiatan wujud dari keperdulian atau rasa kemanusiaan terhadap sesama manusia. Dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat merekatkan rasa kekerabatan kita terhadap orang lain. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan manfaat dan tujuan-tujuan tertentu. Yayasan LKSA salah satu lembaga yang memberikan keperdulian atas sesama manusia yang ada di Kota Metro


Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Tuma'ninah memiliki tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada Santri/Anak Asuh disegala bidang (menjadikan Santri/Anak Asuh yang Hafidz-Hafidzah Al-Quran dan general intelektual dengan jiwa kewirausahaan, serta memiliki kelompok pengembangan kesejahteraa antar pengasuh dan Santri/Anak Asuh selain itu juga harus menjalankan anak Santri/Anak Asuh lebih baik dari sebelumnya, tujuan tersebut merupakan visi dari yayasan tersebut yaitu terwujudnya manusia yang bertaqwa, berakhlak mulia, cerdas, cakap,terampil dan mandiri.


Jumlah yang menempati Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Tuma'ninah Yasin sekitaran 200'an anak yang terdiri dari 15 anak perempuan dan 185 anak laki-laki yang ada di lembaga tersebut. Serah terima baksos tersebut dilakukan oleh Ketua HMJ PGMI Temu Kurnia Ambar sari terhadap salah satu pengurus yayasan tersebut adalah Mbak Icha. Baksos tersebut terdiri dari pakain dan buku anak yang masih layak digunakan, HMJ PGMI bertuan untuk membantu atas keperdulian sesama manusia sehingga kemudian akan memberikan manfaat baginya.


Selain melakukan bakti sosial di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak ( LKSA) Tuma'ninah Yasin. HMJ PGMI juga memberikan ulur tanga mereka kepada salah satu keluarga yang keterbatasan sosial ekonomi di 16c Kota Metro adalah di keluarga Bapak Eko Narsio. Keluarga Eko Narsio merupakan salah satu keluarga yang memiliki ekonomi yang terbilang sagat minim sehingga tekat dan keiklasan Keluarga Besar HMJ PGMI menyisihkan salah satu pakaian atau bahan-bahan mereka yang suda tidak terpakai lagi untuk diberikan keluarga bapak Eko Narsio.


Keluarga Bapak Eko Narsio harus harua menafkai ke-3 anaknya yang masih anak-anak dan remaja, melihat keterbatasan ekonomi sosial tersebut memberikan keperdulian Keluarga Besar HMJ PGMI untuk membantunya. Dengan itu atas batuan dan keperdulian Keluarga Besar HMJ PGMI terhadap sesama manusia di LKSA  Tuma'ninah Yasindan Keluarga Bapak Eko Nariso semoga dapat memberikan manfaat baginya.


Baksos di LKSA Tuma'ninah Yasin dan Keluarga Bapak Eko Narsio











Selasa, 13 Maret 2018

Dicari tapi tidak Rindu

Dicari namun tidak dirindu, mungkin suatu kata yang tidak masuk akal bagi kita pada dasarnya ketika kita mencari pada suatu hal pasti ada kerinduan yang begitu dalam dalam diri seseorang. Namun tidak bagi aku, kerinduan bagiku hanya sebagian yang sudah begitu melekat dalam diriku dengan rasa percaya diri itu aku tidak perlu mencari yang dirindukan. Karena akan membuat kejenuhan, kebosanan dan kekhawatiran dalam diriku.

Ia, rindu menurut (Dilan) itu memang berat bagi yang tidak kuat dalam menjalankan. Kemauan untuk menjalankan proses pembelajaran tidak semua orang akan memiliki kemauan yang sepadan, kenapa harus kita memaksakan untuk selalu bisa, tanpa kita memaksanya juga dalam diri seseorang pasti akan menjalankan jika itu diperlukan pada waktunya.

Lagi dan lagi yang dicari memaksa untuk dirindukan, karena keterpaksaan itulah yang membuat saya selalu rindu denganya dan selalu akan saya cari terus menerus. Upaya dalam mencari terkadang memaksa juga untuk tidak merinduaknya, banyak problem dalam mencarinya baik faktor: 1) tidak kemauan, 2) merasa bosan, 3) faktor kepribadian, 4) faktor lingkungan, 5) faktor yang tidak dirindukan. Faktor-faktor tersbutlah yang membuat permasalahan yang menghambat dalam kerinduan.

Hakikat belajar adalah aktivitas sebagai usaha yang direncanakan dan dilakukan untuk menguasai atau memperoleh informasi, keterampilan dan ilmu pengetahuan. Ciri pada belajar ditandai adanya perubahan tingkah laku (change behavior), perubahan perilaku relatif permanen  sehingga akan mendapatkan hasil latihan atau pengalaman prosea pembelajaran. Belajar merupakan proses paling pokok sesorang sehingga harus terus menerus mencari dan menggali ilmu pengetahuan sebanyak mungkin.

Kerinduan dalam mencari pengetahun menuntutku mencari berbagai macam-macam pengetahuan baik dalam mencari: sumber belajar sebagai jendela dunia untuk memperoleh pengetahuan. Namun, buku itulah yang membuatku tidak rindu untuk mencarinya mungkin sangat lucu ketika kita ingin mendaptkan pengetahuan lebih banyak namun kita mencari yang tidak dirindu. Menurut saya karena kesusahan dan kemalasan mencarinya itu membuat tidak dirindu.

Namun tidak semua harus begitu awal dari itu saya berusaha terus menerus untuk selalu mencari sehingga akan timbul kerinduan tersendiri dalam diri ini. Teruslah belajar, usaha dan pantang menyerah dalm mencari pengetahuan dengan pengetahuan kita akan mengetahui berbagai teori pembelajaran.

Semangat dan aktivitas untuk mencari kerinduan harus kita jalankan untuk mendapatkan tujuan yang diharapkan dari tujuan tersebut.




Senin, 22 Januari 2018

Meriahnya suara penjaga padi

Menjaga padi dari serangan burung kecil (burung emprit) sebutan dari desa kauman Mataram Ilir merupakan kegiatan yang paling menjengkelkan bagi petani pada saat musim tanam padi, seperti yang di lakukan Khoirul Anwar pada (Senin/22/01/2018) pukul 14:57 WIB.

Padi merupakan makan pokok yang dikonsumsi manusia sejatinya, namun kala padi adalah kesukaan burung-burung kecil pemakan biji-bijian. Seiring dengan musim tanam padi baik ditanam persawaah maupun lahan dataran setiap petani berlomba-lomba untuk menanam padi yang terbaik guna menghasilkan produk padi yang unggulan, tidak mudah bagi petani untuk menanam padi yang unggul serta akan menghasilkan padi bagus dan unggul, tetapi banyak problem yang dihadapinya selama penanaman padi.

Permasalahan yang sering petani alami dari serangan hama serangga, kupu-kupu, ulat, tikus dan burung pemakan biji semua hama itu merupakan momok yang sangatlah menyebalkan bagi seorang petani tanam padi. Upaya yang telah ia lakukan dari berbagai macam serangan hama dengan obat-obatan dan bahan pengusir hama telah dilakukna namun masih banyak hama yang belum terusir atau terobati. Petani terus berusaha mengusir hama dengan tujuan untuk mendapatkan hasil padi yang unggul dan banyak tidak pantang menyerah, ia rela panas-panasan dari teriknya matahari dan derasnya hujan ia tetap bergigih upaya untuk menjaga dan merawat padi yang di tanamnya selama ini.

Tutur Bapak Abu Khoiri dan Ibu Sutinah dalam wawancara yang dilakukan oleh Khoirul Anwar selaku Bapak dan Ibunya.

Akhir sebuah perawatan yang ditunggu-tunggu adalah pada saat musim panen padi, padi yang tua atau yang kuning sudah siap untuk di petik namun masih banyak permasalah yaitu dari serangan (burung emprit pemakan biji). Lagi dan lagi permasalahan yang dialami petani tidak tiada hentinya, upaya yang dilakukan petani saat musim padi siap panen adalah menjaganya dengan berbagai macam alat pengusir (burung emprit) pemakan biji padi. Yakni, kentongan, kaleng, orang-orangan dan masih banyak lagi guna mengusir burung pemakan biji tersebut.

Adanya alat tersebut semoga dapat membantu mengusir hama burung emprit, Bapak Abu Khoiri dan Ibu Sutinah menggunakan kentongan dan kaleng susu untuk menjaga/merawat padi dari serangan burung. Karena kedua alat tersebut menghasilkan bunyi yang keras  yang membuat burung tidqk nyaman ketika ingin memakan padi. Ia menjaga padi dari pagi, siang sampai sore hari dengan suara kerasnya kentongan dan kaleng susu yang terus menerus dipukulinya jika ada burung emprit yang hendak memakan padinya.

Bunyi kentongan dan kaleng terdengan begitu nyaringnya dari kejauhan saut menyaut antar petani padi yang menjaga lahannya dari serangan burung emprit pemakan padi. Sehingga membuat saya tertarik untuk membantu Bapak/Ibu saya diladang. Terus menerus kentongan dan kaleng susu aku bunyikan.

Tok..tok..tok......suara kentongan berbunyi pertanda ada serangan burung emprit yang menghampiri lahan padi Bapak Abu Khoiri. Tiada lelah yang saya lakukan karena indah dan nyaringnya saut menyaut antar petani yang menjaga padi. Haripun menjelang sore waktunya Khoirul Anwar dan keluarga bersiap-siap pulang meninggalkan serangan padi dari burung emprit yang dijaganya, karena senja matahari sudah tampak sore dan burung emprit sedikit demi sedikit berpergian meninggalakan buruanya.

Padi yang baik adalah padi yang terhindar serangan hama tikus, ulat, kupu-kupu dan burung emprit. Maka sebagai petani harus berkerja keras guna mendapatkan hasil yang puas dan terbaik. (Khoirul Anwar) #SalamSejati







Rabu, 17 Januari 2018

Museum Angkut Menarik Hati

Museum Angkut merupakan museum transportasi dan tempat wisata modern yang terletak di Kota Batu, Jawa Timur, sekitar 20 km dari Kota Malang. Museum angkut memilik berbagai macam alat trasportasi dari sejak Presiden Ir. Soekarno hingga saat ini, bayak berbagai macam alat trasportasi yang ada dalam Museum Angkut salah satunya adalah Helikopter Kepresidenan Pertama Milik Republik Indonesia, helikopter yang didapatkan sebagian bagian dan barter politik antara presiden Ir. Soekarno dengan pemerintahan USA untuk pembebasan agen CIA ALLEN POPER yang terlibat pemberontakan PRRU pemersatu dan tertembak mustang P51 AURI.

Selain helikopter ada juga Kapal Borobudur, kapal borobudur adalah kapal bercadik ganda yang mana kapal ini terbuat dari kayu sejak abad ke-5 di Nusantara, Jawa Tengah kapal cadik adalah penyimbang atau memantapkan perahu. Perahu bercadik tunggal atau kembar adalah perahu khas bangsa bahari yang digunakan sebagai penjelajahan atau penyebrangan mereka di Asia Tenggara Oseanis dan  Samudra Hindia. Bukan hanya helikopter dan perahu borobudur saja yang ada dalam museum angkut tetapi masih banyak lagi berbagai macam alat trasportasi. Seperti becak, mobil, motor dan alat trasportasi bangsa cina dan masib banyak lagi alat trasportasi yang ada di museum angkut.

Museum angkut sangat memberikan suatu wawasan tentang berbagai macam alat trasportasi, didalam museum banyak sekali alat trasportasi dari yang tradisional sampai alat trasportasi moderen. Pengunjung dalam museum sangatlah banyak sekali dari berbagai macam daerah hanya sekedar untuk mengetahu sejarah tentang adanya alat trasportasi dan bagaimana macam alat trasportasi yang dalam museum.

Pengunjung merasa senang sekali dalam kunjungan ke museum angkut misalnya adalah mahasiswa IAIN Metro Lampung Jurusan PGMI dalam kunjunganya mahasiswa IAIN Metro tidak hanya saja mencari berbagai macam wahana yang ada, namun mereka dituntut untuk mengetahui sejarah adanya museum angkut dan alat trasportasi.

Ketika dalam kunjungan mereka merasa senang sekali karena banyak monumen-monumen yang ia ketahui dalam museum. Sehingga diharapkan mereka dapat menambah ilmu yang berguna tentang alat trasportasi. 

Museum yang indah serta menarik perhatian hati bagi pengunjungnya akan dapat juga menarik mereka untuk mengetahui bagaimana dan mengapa adanya alat trasportasi sejak dahulu hingga sekarang.







Minggu, 14 Januari 2018

Kuliah Kerja Lapangan Jurusan PGMI Di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Kuliah kerja lapangan (KKL) merupakan bidang Mata Kuliah yang harus ditempuh Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah IAIN Metro Lampung. Dimana KKL antara Lampung-Bandung-Malang dan Yogjakarta.

Kuliah Kerja Lapangan di ikuti mahasiswa sebanyak 88 orang, acara pelepasan sekaligus pemberangkatan dari Metro Lampung menjutu Bandung pada tanggal 14 Januari 2018, pukul 13.30 WIB. Banyak pengalaman yang didapatkan dalam dalam perjalan baik dalam segi wahana bahkan wawasan yang belum pernah terdapatkan di Lampung.

Kkl di UIN Sunan Gunung Djati Bandung kami datang pukul 8.45 WIB mendapat sambutan yang sangat istimewa oleh Mahasiswa/Mahasiswi serta para dosen UIN Sunan Gunung, yang mana sambutan KKL pertama oleh Dra. Isti Fatonah. MA sebagai Wakil Dekan I FTIK beliau berpesan agar dapat berguru kepada orang tua (UIN Sunan Gunung Djati Bandung) banyak orang hebat dalam perguruan tinggi ini. Karena PGMI merupakan guru yang tidak dimiiki oleh guru yang lain dalam segi pembelajaran.

prof. Dr. Anas Salaudin,M.Pd. sebagai Ketua Jurusan UIN Sunan Gunung Djati memberi sambutan yang sangat berkesan bagi kami. PGMI sebagai calon pendidik merupakan Jurusan yang profesional sebagai missi kementerian Agama, PGMI jurusan yang hebat tutur ketua jurusan PGMI UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sejatinya PGMI tenaga pendidik khusus bagi MI namun terkadang banayak pendidikan yang mengkolaborasikan MI dengan pendidikan yang lainnya. Bawasnya yang berbeda di MI dengan SD adalah keagamaan dalam pembelajaran.

Banyak pesan yang belia sampaikan dalam KKL di UIN Sunan Gunung Djati Bandung semoga dalam kegiatan KKL ini dapat berjalan dengan lancar serta dapat memperoleh ilmu yang diharapkan senantiasanya. Bukan hiburan semata namu ilmu yang terpenting dalam proses pembelajaran.

Puncak acara kegiatan Kuliah Kerja Lapangan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung adalah pentas kreasi antara IAIN METRO LAMPUNG dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dimiliki di PGMI masing-masing. Dimana IAIN Metro menampilkan Tari Sigeh Pamunten sedangkan UIN Sunan Gunung Djati menampilkan Marawis dan Tari Jaipongan. Sehingga dapat menghibur kita semua dalam acara KKL dengan itu banyak budaya yang didapatkan dalam puncak acara KKL PGMI IAIN METRO 15 Januari 2018.

Semoga dalam acara ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaat serta  saling menjaga silaturahmi antar FAKULTAS PGMI.