Dicari namun tidak dirindu, mungkin suatu kata yang tidak masuk akal bagi kita pada dasarnya ketika kita mencari pada suatu hal pasti ada kerinduan yang begitu dalam dalam diri seseorang. Namun tidak bagi aku, kerinduan bagiku hanya sebagian yang sudah begitu melekat dalam diriku dengan rasa percaya diri itu aku tidak perlu mencari yang dirindukan. Karena akan membuat kejenuhan, kebosanan dan kekhawatiran dalam diriku.
Ia, rindu menurut (Dilan) itu memang berat bagi yang tidak kuat dalam menjalankan. Kemauan untuk menjalankan proses pembelajaran tidak semua orang akan memiliki kemauan yang sepadan, kenapa harus kita memaksakan untuk selalu bisa, tanpa kita memaksanya juga dalam diri seseorang pasti akan menjalankan jika itu diperlukan pada waktunya.
Lagi dan lagi yang dicari memaksa untuk dirindukan, karena keterpaksaan itulah yang membuat saya selalu rindu denganya dan selalu akan saya cari terus menerus. Upaya dalam mencari terkadang memaksa juga untuk tidak merinduaknya, banyak problem dalam mencarinya baik faktor: 1) tidak kemauan, 2) merasa bosan, 3) faktor kepribadian, 4) faktor lingkungan, 5) faktor yang tidak dirindukan. Faktor-faktor tersbutlah yang membuat permasalahan yang menghambat dalam kerinduan.
Hakikat belajar adalah aktivitas sebagai usaha yang direncanakan dan dilakukan untuk menguasai atau memperoleh informasi, keterampilan dan ilmu pengetahuan. Ciri pada belajar ditandai adanya perubahan tingkah laku (change behavior), perubahan perilaku relatif permanen sehingga akan mendapatkan hasil latihan atau pengalaman prosea pembelajaran. Belajar merupakan proses paling pokok sesorang sehingga harus terus menerus mencari dan menggali ilmu pengetahuan sebanyak mungkin.
Kerinduan dalam mencari pengetahun menuntutku mencari berbagai macam-macam pengetahuan baik dalam mencari: sumber belajar sebagai jendela dunia untuk memperoleh pengetahuan. Namun, buku itulah yang membuatku tidak rindu untuk mencarinya mungkin sangat lucu ketika kita ingin mendaptkan pengetahuan lebih banyak namun kita mencari yang tidak dirindu. Menurut saya karena kesusahan dan kemalasan mencarinya itu membuat tidak dirindu.
Namun tidak semua harus begitu awal dari itu saya berusaha terus menerus untuk selalu mencari sehingga akan timbul kerinduan tersendiri dalam diri ini. Teruslah belajar, usaha dan pantang menyerah dalm mencari pengetahuan dengan pengetahuan kita akan mengetahui berbagai teori pembelajaran.
Semangat dan aktivitas untuk mencari kerinduan harus kita jalankan untuk mendapatkan tujuan yang diharapkan dari tujuan tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar