Minggu, 26 Februari 2017

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP MATA KULIAH IAD, ISBD



MAKALAH IAD ISBD
Tugas ini dibuat untuk memenuhi mata kuliah
IAD ISBD
(MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP)
 Dosen pengampu : Dr. Yudiyanto, M. Si



              Disusun Oleh :
                  Kelompok 14.

          1. Tri Nur Fatimah     (1501050138)
          2. Zumrotus Sa’adah  (1501050141)
           3. Khoirul Anwar       (1501050116)
                  Kelas PGMI C

FAKULTAS TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASYAH IBTIDAIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
METRO
SEMESTER GANJIL
T.P  2016/2017
 

BAB I
PEMBAHASAN
1.      MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
A.    Pengertian Pandangan Hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelakan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang yang singkat saja, melainkan melalui prose



s waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataanya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenaranya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut padangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdaarkan asalnya, yaitu terdiri dari 3 macam :
a.                             Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenaranya
b.                             Pandangan hidup yang berupa ideologi yang diseuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
c.                             Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenerannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup disebut ideologi. Jika organisasi tersebut organisasi politik, ideologinya disebut politik. Jika organisasi itu negara, ideologi tersebut adalah ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan.
B.      Cita-cita
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia yang disebutkan cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umunya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain: cita-cita merupakan keinginan harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatanya.
Dalam cita-cita itu sendiri memiliki faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya cita-cita yang diinginkan, yaitu;
a) Faktor manusia yang mau mencapai cita-cita ditentukan oleh kualitas manusianya. Ada orang yang berkemauan, sehinggan apa yang dicita-citakan tercapai tapi akan sebaliknya bila seorang tidak ada kemuan cita-citanya hanya jadi sebuah imajinasi yang kosong.
b) Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapainya cita-cita, pada umunya dapat disebut yang menguntungkan dan yang menghambat. Faktor yang menguntungkan merupakan kondisi yang memperlancar tercapai suatu cita-cita, sedangkan faktor yang menghambat merupakan kondisi yang merintangi tercapai suatu cita-cita.
c) Faktor tingginya cita-cita yang merupakan faktor mencapai cita-cita dengan menggapai cita-cita kita harus sadarkan diri kita sampai sejauh mana yang bakal kita capai dengan ita-cita yang ada mekipu ada pepatah gantungkan mimpimu setnggi langit akan tetapi dilain hal ketika kita tak bisa bakal jadi efek yang negatif yang membuat kita menjadi putus as
C.    Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma – norma agama dan etika.Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari tiga segi, yaitu manusia sebagai mahluk pribadi, manusia sebagai anggota masyarakat dan manusia sebagai mahluk Tuhan.
a.       Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan senditi apa yang baik dan apa yang buruk. Suara hati selalu memilih yang baik, sebab itu ia selalu mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya.
b.      Sebagai anggota masyarakat, maka seseorang juga terikat dengan suara masyarakat. Setiap masyarakat adalah kumpulan pribadi – pribadi, sebagaimana suara hati tiap pribadi selalu menginginkan yang baik.
c.       Sebagai mahluk Tuhan, manusia pun harus mendengarkan perintah Tuhan. Perintah tuhan selalu memerintahkan agar manusia berbuat baik dan menghindari perbuatan yang tidak baik.
D.    Perjuangan
Usaha / perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita – cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha / perjuangan. Perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha / perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna. Apabila manusia bercita – cita menjadi kaya, ia harus bekerja keras. Apabila seseorang bercita – cita menjadi ilmuwan, ia harus rajin belajar dan tekun serta memenuhi semua ketentuan akademik.


E.     Keyakinan / Kepercayaan Keyakinan.
kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme dan aliran gabungan.
1.      Aliran Naturalisme, hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi.
2.      Aliran Intelektualisme, dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal, dengan akal manusia berpikir. Mana yang benar menurut akal itulah yang baik walaupun bertentangan dengan hati nurani.
3.      Aliran Gabungan, dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuata gaib artinya kekuatany yang berasal dari Tuhan (percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan). Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu.
F.     Langkah-langkah Berpandangan Hidup Yang Baik
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walaupu  bagaimana bentuknya. Bagaimana kita memperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya. Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya mempunyai langkah – langkah berpandangan hidup. Adapun langkah – langkah itu sebagai berikut :
1.      Mengenal, merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktifitas hidupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
2.      Mengerti, yang dimaksud dengan mengerti disini adalah mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri.
3.      Menghayati, dengan menghayati pandangan hidup kita dapat memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri.
4.      Meyakini, merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
5.      Mengabdi, pengabdian merupakan suatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima, baik oleh dirinya lebih – lebih orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaat dari tujuan hidup yang kita hayati dan yakini tersebut.



BAB II
PANDANGAN ISLAM
A.    Sumber Pandangan Hidup
Pandangan hidup banyak sekali macan dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklarifikasikan berdasarkan asalnya terdiri atas 3 macam yaitu: 
1.      Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. Sebagai contoh pandangan muslim (orang islam) bersumber dari al – Qur’an dan sunnah rasul (sikap, perkataan, dan perbuatan Nabi Muhammad SAW). Dengan demikian maka pandangan hidup muslim adalah kesetiaannya kepada islam tentang berbagai masalah asasi hidup manusia, yang merupakan jawaban muslim yang Islam Oriented mengenai berbagai persoalan pokok hidup manusia yang tersimpul dalam al –Qur’an dan Hadits.
2.      Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.      Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

B.     Pandangan hidup muslim
1.      Pedoman hidup ialah al – Qur’an dan sunnah Rasul SAW
2.      Dasar hidupnya ialah Islam
3.      Tujuan hidup muslim, bahagia dunia akhirat
4.      Tugas hidup muslim adalah ibadah kepada Allah
5.      Fungsi hidup muslim adalah :
a)      Sebagai khalifah di atas muka bumi, yaitu menerjemahkan segala sifat-Nya ke dalam perikehidupan dan kehidupan sehari – hari dalam batas – batas kemanusiaan, melaksanakan segala yang diridhai Allah di atas persada ( ibu pertiwi) ciptaan Allah. Hal ini sesiau dengan firman allah QS al –baqarah ayat 30 :Artinya ; “ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
b)      Sebagai fungsi risalah atau penerus risalah (ajaran) Nabi, pengembang fungsi dakwah kepada segenap umat manusia. Hal ini sesuai dengan firman Allah  QS Ali Imron ayat 104 : Artinya : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.”
Yang dimaksud Ma'ruf dalam ayat diatas adalah segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.
6.      teladan hidup muslim  adalah Nabi Muhammad, utusan Allah. Hal ini sesuai dengan ayat al-Qur’an QS.Al Qalam ayat 4: Artinya : “Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
7.      Lawan hidup muslim adalah setan
8.      Kawan hidup muslim dalam arti khusus adalah suami / istri yang taat kepada allah  dan semua orang yang pandangan hidupnya sama dengannya.






BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Pandangan  hidup adalah  bagaimana  manusia memandang kehidupan atau bagaimana manusia memiliki konsepsi tentang kehidupan. Adapun pandangan hidup muslim adalah pandangan hidup Islam, yaitu cara pandang terhadap kehidupan menurut sudut pandang Islam.
Pandangan hidup muslim terdiri atas :
1.      Pedoman hidup manusia ialah al – Qur’an dan sunnah Rasul SAW
2.      Dasar hidupnya ialah Islam
3.      Tujuan hidup muslim, bahagia dunia akhirat
4.      Tugas hidup muslim adalah ibadah kepada Allah
5.      Fungsi hidup muslim yaitu Sebagai khalifah di atas muka bumi dan Sebagai fungsi risalah atau penerus risalah (ajaran) Nabi, pengembang fungsi dakwah kepada segenap umat manusia.
6.      Teladan hidup muslim  adalah Nabi Muhammad
7.       Lawan hidup muslim adalah setan
8.      Kawan hidup muslim dalam arti khusus adalah suami / istri yang taat kepada allah  dan semua orang yang pandangan hidupnya sama dengannya.
Ideologi sebagai suatu pandangan hidup merupakan cita – cita yang ingin dicapai oleh banyak individu dalam masyarakat. Sedangkan cita – cita adalah tujuan dari suatu pandangan hidup yang ingin di raih seseorang, dan kebajikan adalah jalan yang digunakan seseorang dan atau sekelompok orang  untuk mewujudkan pandangan hidup.




DAFTAR PUSTAKA
http://ekookeg.blogspot.co.id/2014/01/islam-dan-pandangan-hidup.html
https://devilmavioso.wordpress.com/update-post/tulisan/manusia-dan-pandangan-hidup/