MAKALAH
IAD ISBD
Tugas ini dibuat untuk memenuhi
mata kuliah
IAD
ISBD
(MANUSIA
DAN PANDANGAN HIDUP)
Dosen pengampu : Dr. Yudiyanto, M. Si
Disusun Oleh :
Kelompok 14.
1.
Tri Nur Fatimah (1501050138)
2.
Zumrotus Sa’adah (1501050141)
3.
Khoirul Anwar (1501050116)
Kelas PGMI C
FAKULTAS TARBIYAH
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASYAH IBTIDAIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
METRO
SEMESTER
GANJIL
T.P 2016/2017
BAB I
PEMBAHASAN
1.
MANUSIA
DAN PANDANGAN HIDUP
A.
Pengertian
Pandangan Hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan
hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang.
Untuk itu perlu dijelakan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup
artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,
petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil
pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat
hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam
waktu yang yang singkat saja, melainkan melalui prose
s waktu yang lama dan
terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataanya. Hasil
pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenaranya. Atas dasar
ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan,
atau petunjuk yang disebut padangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan
hidup dapat diklasifikasikan berdaarkan asalnya, yaitu terdiri dari 3 macam :
a.
Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan
hidup yang mutlak kebenaranya
b.
Pandangan hidup
yang berupa ideologi yang diseuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat
pada negara tersebut.
c.
Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup
yang relatif kebenerannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok
orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup disebut ideologi.
Jika organisasi tersebut organisasi politik, ideologinya disebut politik. Jika
organisasi itu negara, ideologi tersebut adalah ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur
yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan.
B.
Cita-cita
Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia yang
disebutkan cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam
pikiran baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh
seorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan masa depan,
merupakan pandangan hidup yang akan datang. Pada umunya cita-cita merupakan
semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain:
cita-cita merupakan keinginan harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi
tingkatanya.
Dalam cita-cita itu sendiri memiliki
faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya cita-cita yang diinginkan, yaitu;
a) Faktor manusia yang mau mencapai
cita-cita ditentukan oleh kualitas manusianya. Ada orang yang berkemauan,
sehinggan apa yang dicita-citakan tercapai tapi akan sebaliknya bila seorang
tidak ada kemuan cita-citanya hanya jadi sebuah imajinasi yang kosong.
b) Faktor kondisi yang mempengaruhi
tercapainya cita-cita, pada umunya dapat disebut yang menguntungkan dan yang
menghambat. Faktor yang menguntungkan merupakan kondisi yang memperlancar
tercapai suatu cita-cita, sedangkan faktor yang menghambat merupakan kondisi
yang merintangi tercapai suatu cita-cita.
c) Faktor tingginya cita-cita yang
merupakan faktor mencapai cita-cita dengan menggapai cita-cita kita harus
sadarkan diri kita sampai sejauh mana yang bakal kita capai dengan ita-cita
yang ada mekipu ada pepatah gantungkan mimpimu setnggi langit akan tetapi
dilain hal ketika kita tak bisa bakal jadi efek yang negatif yang membuat kita
menjadi putus as
C.
Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan
kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai
dengan norma – norma agama dan etika.Untuk melihat apa itu kebajikan, kita
harus melihat dari tiga segi, yaitu manusia sebagai mahluk pribadi, manusia
sebagai anggota masyarakat dan manusia sebagai mahluk Tuhan.
a. Sebagai
mahluk pribadi, manusia dapat menentukan senditi apa yang baik dan apa yang
buruk. Suara hati selalu memilih yang baik, sebab itu ia selalu mendesak orang
untuk berbuat yang baik bagi dirinya.
b. Sebagai
anggota masyarakat, maka seseorang juga terikat dengan suara masyarakat. Setiap
masyarakat adalah kumpulan pribadi – pribadi, sebagaimana suara hati tiap
pribadi selalu menginginkan yang baik.
c. Sebagai
mahluk Tuhan, manusia pun harus mendengarkan perintah Tuhan. Perintah tuhan
selalu memerintahkan agar manusia berbuat baik dan menghindari perbuatan yang
tidak baik.
D.
Perjuangan
Usaha
/ perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita – cita. Setiap manusia
harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah
usaha / perjuangan. Perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa
usaha / perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna. Apabila manusia bercita
– cita menjadi kaya, ia harus bekerja keras. Apabila seseorang bercita – cita
menjadi ilmuwan, ia harus rajin belajar dan tekun serta memenuhi semua
ketentuan akademik.
E.
Keyakinan
/ Kepercayaan Keyakinan.
kepercayaan
yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan.
Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran
naturalisme, aliran intelektualisme dan aliran gabungan.
1. Aliran
Naturalisme, hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan
kekuatan tertinggi.
2. Aliran
Intelektualisme, dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan
akal, dengan akal manusia berpikir. Mana yang benar menurut akal itulah yang
baik walaupun bertentangan dengan hati nurani.
3. Aliran
Gabungan, dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuata gaib
artinya kekuatany yang berasal dari Tuhan (percaya adanya Tuhan sebagai dasar
keyakinan). Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar
tidaknya sesuatu.
F.
Langkah-langkah
Berpandangan Hidup Yang Baik
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walaupu bagaimana bentuknya. Bagaimana kita
memperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang bersangkutan. Ada yang
memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula
yang memperlakukan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
Akan tetapi yang terpenting, kita seharusnya mempunyai langkah – langkah
berpandangan hidup. Adapun langkah – langkah itu sebagai berikut :
1. Mengenal,
merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap
aktifitas hidupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
2. Mengerti,
yang dimaksud dengan mengerti disini adalah mengerti terhadap pandangan hidup
itu sendiri.
3. Menghayati,
dengan menghayati pandangan hidup kita dapat memperoleh gambaran yang tepat dan
benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri.
4. Meyakini,
merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat
mencapai suatu tujuan hidupnya.
5. Mengabdi,
pengabdian merupakan suatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini
sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima, baik oleh dirinya lebih – lebih
orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaat dari tujuan hidup
yang kita hayati dan yakini tersebut.
BAB II
PANDANGAN ISLAM
A.
Sumber
Pandangan Hidup
Pandangan
hidup banyak sekali macan dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat
diklarifikasikan berdasarkan asalnya terdiri atas 3 macam yaitu:
1.
Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu
pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. Sebagai contoh pandangan muslim
(orang islam) bersumber dari al – Qur’an dan sunnah rasul (sikap, perkataan,
dan perbuatan Nabi Muhammad SAW). Dengan demikian maka pandangan hidup muslim
adalah kesetiaannya kepada islam tentang berbagai masalah asasi hidup manusia,
yang merupakan jawaban muslim yang Islam Oriented mengenai berbagai persoalan
pokok hidup manusia yang tersimpul dalam al –Qur’an dan Hadits.
2.
Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan
dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.
Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup
yang relatif kebenarannya.
B. Pandangan
hidup muslim
1.
Pedoman hidup ialah al – Qur’an dan sunnah Rasul SAW
2.
Dasar hidupnya ialah Islam
3.
Tujuan hidup muslim, bahagia dunia akhirat
4.
Tugas hidup muslim adalah ibadah kepada Allah
5.
Fungsi hidup muslim adalah :
a)
Sebagai khalifah di atas muka bumi, yaitu
menerjemahkan segala sifat-Nya ke dalam perikehidupan dan kehidupan sehari –
hari dalam batas – batas kemanusiaan, melaksanakan segala yang diridhai Allah
di atas persada ( ibu pertiwi) ciptaan Allah. Hal ini sesiau dengan firman
allah QS al –baqarah ayat 30 :Artinya ; “ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman
kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah
di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan
(khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan
menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan
mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa
yang tidak kamu ketahui."
b) Sebagai
fungsi risalah atau penerus risalah (ajaran) Nabi, pengembang fungsi dakwah
kepada segenap umat manusia. Hal ini sesuai dengan firman Allah QS Ali Imron ayat 104 : Artinya : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan
umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah
dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.”
Yang
dimaksud Ma'ruf dalam ayat diatas adalah segala perbuatan yang mendekatkan kita
kepada Allah; sedangkan munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari
pada-Nya.
6.
teladan hidup muslim
adalah Nabi Muhammad, utusan Allah. Hal ini sesuai dengan ayat al-Qur’an
QS.Al Qalam ayat 4: Artinya : “Dan
Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
7.
Lawan hidup muslim adalah setan
8.
Kawan hidup muslim dalam arti khusus adalah suami /
istri yang taat kepada allah dan semua
orang yang pandangan hidupnya sama dengannya.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pandangan hidup adalah
bagaimana manusia memandang
kehidupan atau bagaimana manusia memiliki konsepsi tentang kehidupan.
Adapun pandangan hidup muslim adalah pandangan hidup Islam, yaitu cara pandang
terhadap kehidupan menurut sudut pandang Islam.
Pandangan
hidup muslim terdiri atas :
1.
Pedoman hidup manusia ialah al – Qur’an dan sunnah
Rasul SAW
2.
Dasar hidupnya ialah Islam
3.
Tujuan hidup muslim, bahagia dunia akhirat
4.
Tugas hidup muslim adalah ibadah kepada Allah
5.
Fungsi hidup muslim yaitu Sebagai khalifah di atas
muka bumi dan Sebagai fungsi risalah atau penerus risalah (ajaran) Nabi,
pengembang fungsi dakwah kepada segenap umat manusia.
6.
Teladan hidup muslim
adalah Nabi Muhammad
7.
Lawan hidup
muslim adalah setan
8.
Kawan hidup muslim dalam arti khusus adalah suami /
istri yang taat kepada allah dan semua
orang yang pandangan hidupnya sama dengannya.
Ideologi sebagai suatu pandangan hidup merupakan cita – cita yang ingin
dicapai oleh banyak individu dalam masyarakat. Sedangkan cita – cita adalah
tujuan dari suatu pandangan hidup yang ingin di raih seseorang, dan kebajikan
adalah jalan yang digunakan seseorang dan atau sekelompok orang untuk mewujudkan pandangan hidup.
DAFTAR PUSTAKA
http://ekookeg.blogspot.co.id/2014/01/islam-dan-pandangan-hidup.html
https://devilmavioso.wordpress.com/update-post/tulisan/manusia-dan-pandangan-hidup/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar